Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang
Daerah
Bandung Raya
Pojok Lingkungan
Penulis: Cep 2025-12-06 07:31:05

Bencana Hidrometeorologi Sergap 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung

Bencana hidrometeorologi menyergap 13 kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/12/2025) sore.

Bencana Hidrometeorologi Sergap 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung

Petugas BPBD Kabupaten Bandung mengevakuasi warga terdampak banjir di Kelurahan Andir, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menggunakan perahu karet. Berdasarkan data BPBD, bencana hidrometeorologi itu menyergap 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung. Foto: trustjabar/

trustjabar.com – Bencana hidrometeorologi menyergap 13 kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/12/2025) sore. Tingginya intensitas hujan yang terjadi, menyebabkan bencana hidrometeorologi tersebar di beberapa titik di Kabupaten Bandung. Banjir, longsor, dan angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Selain itu, ada juga laporan rumah ambruk akibat dampak tingginya intensitas hujan yang terjadi.

Baca Juga: SOMASI Gelar Penanaman Pohon di Gambung Kabupaten Bandung, Dorong Kolaborasi Pentahelix Pelestarian Lingkungan

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, 13 kecamatan yang tercatat terjadi bencana hidrometeorologi itu di antaranya Kecamatan Katapang, Bojongsoang, Pangalengan, Dayeuhkolot. Kemudian Kecamatan  Baleendah,  Kutawaringin, Kertasari,  Pasirjambu, Margahayu, Margaasih, Banjaran, Arjasari, dan Pameungpeuk.

Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Bandung Anggi Gunawan menjelaskan, bencana banjir terjadi di sebagian besar kecamatan yang terkena dampak bencana hidrometeorologi. Sedangkan longsor, terjadi di 5 kecamatan. Yakni di Kecamatan Kutawaringin (2 lokasi), Kertasari (2 lokasi), Pasirjambu (1 lokasi), Pangalengan (1 lokasi), dan Arjasari (1 lokasi).

“Ada tujuh kecamatan yang terkena banjir. Lokasinya tersebar di beberapa titik. Selain itu, kami juga menerima laporan adanya rumah ambruk di Kecamatan Pameungpeuk. Rumah yang ambruk itu karena dampak tingginya intensitas hujan yang terjadi,” ucap Anggi, Sabtu (6/12/2025) pagi.

Anggi merinci, untuk bencana hidrometeorologi berupa banjir, terjadi di Kecamatan Katapang (4 desa, 16 titik), Bojongsoang (3 desa, 7 titik). Kemudian Dayeuhkolot (2 desa 29 titik), Baleendah (3 desa 1 kelurahan, 23 titik), Kutawaringin (2 titik). Selanjutnya Margahayu (2 desa 1 kelurahan 6 titik), dan Margaasih (6 RW).

Ia juga menuturkan, berdasarkan data yang diterima BPBD Kabupaten Bandung, terdapat 3 orang hilang akibat kejadian hidrometeorologi berupa longsor. Lokasi kejadian longsor itu terjadi di Kampung Condong RW 9 Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari. BPBD pun langsung berkoordinasi dengan Kantor SAR Bandung. Tiga orang hilang itu yakni Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10). Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban hilang tersebut.

Bencana Hidrometeorologi tak Hanya Terjadi di Kabupaten Bandung, BPBD Jawa Barat Tetapkan Status Siaga Darurat

Sementara itu, untuk memastikan kesiapsiagaan daerah selama periode cuaca ekstrem, BPBD Jawa Barat telah menetapkan status siaga darurat bencana. Penetapan status tersebut mulai berlaku sejak 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Penetapan status kebencanaan tersebut, sebelum terjangan bencana hidrometeorologi yang menyergap 13 kecamatan di Kabupaten Bandung.

Baca Juga : Fokuskan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Pulau Sumatera

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun dalam keterangan resminya mengatakan, mitigasi bencana hidrometeorologi tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan. Melainkan juga pada perilaku manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kerusakan alam akibat penebangan pohon atau pengubahan fungsi lahan, kata Teten, dapat meningkatkan risiko bencana,” katanya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bencana Hidrometeorologi Sergap 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar