Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Bandung Raya
Daerah
Pojok Lingkungan
Penulis: Denny 2026-05-28 17:24:00

Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum

Sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh stakeholder, sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum. Hal itu sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum

Seorang warga Dayeuhkolot Kabupaten Bandung menangkap ikan di saat luapan banjir Sungai Citarum menyergap sejumlah kawasan yang terjadi beberapa waktu lalu. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan penanganan sedimentasi menjadi langkah penting mendukung efektivitas pengendalian banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Beberapa waktu lalu, bupati pun meninjau kondisi Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Bojongsoang.

Baca Juga : Kabupaten Bandung Langganan Bencana Hidrometeorologi Gubernur dan Pengamat Soroti Tata Ruang

Bupati meninjau lokasi tersebut pada Minggu (24/52026) lalu. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi daerah aliran Sungai Citarum sekaligus meninjau upaya penanganan potensi banjir di wilayah Bandung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Dadang melihat langsung kondisi muara pertemuan Sungai Cikeruh, Sungai Citarik, dan Sungai Citarum yang mengalami sedimentasi cukup tinggi. Menurutnya, pendangkalan sungai saat ini memerlukan penanganan serius dan terintegrasi dari seluruh pihak terkait.

“Setelah kita lihat langsung di lapangan, sedimentasi tanah di kawasan ini sudah cukup tinggi dan hampir rata dengan dataran. Secara keseluruhan, di Sungai Citarum diperkirakan terdapat kurang lebih 10 juta meter kubik sedimentasi yang perlu segera dinormalisasi,” ujar Dadang.

Ia menegaskan, penanganan sedimentasi menjadi langkah penting dalam mendukung efektivitas berbagai program pengendalian banjir, termasuk pembangunan danau maupun kolam retensi di kawasan Bandung Selatan.

“Pembangunan danau atau kolam retensi tentu sangat penting, namun akan lebih optimal apabila diimbangi dengan normalisasi Sungai Citarum. Karena itu diperlukan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

Bupati Bandung Harap BBWS dan Kementerian PU Perkuat Penanganan Sungai Citarum

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung juga berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat penanganan Sungai Citarum. Tentunya penguatan tersebut melalui langkah-langkah strategis dan kolaboratif.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh stakeholder, sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum. Hal itu sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Baca Juga : Implementasikan Falsafah Sunda Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Mantan Bupati Bandung Bagikan Ratusan Bibit Pohon Produktif

“Pemkab Bandung terus berkomitmen mendukung program penataan dan revitalisasi Sungai Citarum demi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem daerah aliran sungai.

“Semoga upaya bersama ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” tuturnya. (Denny/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar