Dishub Kota Bandung menguji coba penerapan lampu lalu lintas berbasis kecerdasan buatan di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat.
Ilustrasi penumpukan kendaraan kendaraan. Dinas Perhubungan Kota Bandung menjelaskan alasan penerapan lampu lalu lintas berbasis AI di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: ilustrasi/ist
trustjabar.com - Dinas Perhubungan Kota Bandung menguji coba penerapan lampu lalu lintas berbasis kecerdasan buatan di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. Program tersebut sudah berlangsung sekitar dua bulan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengemukakan, pemilihan kawasan Pasteur bukan tanpa alasan. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan salah satu gerbang masuk utama Kota Bandung dan kerap mengalami kepadatan lalu lintas. Baik saat jam sibuk maupun akhir pekan dan hari libur.
"Kenapa memilih Pasteur (penerapan lampu lalu lintas berbasis AI)? Karena pada jam-jam sibuk dan musim libur kawasan ini cukup padat dan sering macet. Jadi kami coba pasang di sana. Saat ini masih dalam tahap uji coba oleh pihak ketiga yang mengembangkan sistem tersebut,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Pihaknya mengaku ingin melihat sejauh mana efektivitas teknologi ini dalam mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Pasteur tersebut. Sistem berbasis AI tersebut diklaim mampu membaca kondisi lalu lintas secara otomatis. Termasuk jumlah kendaraan dan panjang antrean, lalu menyesuaikan durasi lampu lalu lintas secara real-time.Rasdian menargetkan, evaluasi lengkap akan pihaknya lakukan pada akhir November 2025. Hasil penilaian ini menjadi penentu perluasan penerapan lampu lalu lintas berbasis AI ke ke titik-titik lain di Kota Bandung.
“Harapan kita, November ini kita bisa lihat hasil evaluasinya seperti apa (penerapan lampu lalu lintas berbasis AI di Pasteur). Kita ingin tahu gambaran sebelum dan sesudah diberlakukan traffic light AI itu,” katanya. (Vil/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Inilah Alasan Penerapan Lampu Lalu Lintas Berbasis AI di Kawasan Pasteur Kota Bandung!
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.