Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Bandung Raya
Daerah
Pojok Lingkungan
Penulis: Cep 2026-04-10 13:16:00

Jawa Barat Bakal Miliki PSEL, Ubah Sampah Menjadi Energi Listrik

Pembangunan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL) akan mengatasi timbunan sampah melalui pendekatan teknologi waste to energy.

Jawa Barat Bakal Miliki PSEL, Ubah Sampah Menjadi Energi Listrik

Warga melintas di samping tumpukan sampah yang sedang dibereskan petugas. Jawa Barat akan segera memiliki fasilitas PSEL, mengubah sampah menjadi listrik. Foto: Adi/trustjabarFoto:

trustjabar.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanakan pembangunan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL). Rencananya, pembangunan PSEL tersebut akan dibangun di TPA Sarimukti Bandung Barat dan Kelurahan Kayumanis Kota Bogor.

Baca Juga : Pembangunan TPS 3R di Sumbersari Kabupaten Bandung Jadi Sorotan Warga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, tujuan pembangunan PSEL ini untuk menyelesaikan permasalahan akut yang cukup lama, yakni penanganan sampah. Bahkan, untuk menyelesaikan masalah ini pernah dilakukan studi banding hingga ke beberapa negara, seperti Jepang, Tiongkok, dan Jerman.

Dalam rencana pembangunan PSEL ini, gubernur juga melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan sejumlah bupati dan wali kota di Jawa Barat. Mereka di antaranya Kabupaten Bandung, Bandung Barat,Cianjur, Purwakarta, Kota Bandung, Cimahi, Kota Bogor, dan Depok.

Untuk pemanfaatannya, kata Dedi, pembangunan PSEL di TPA Sarimukti akan dimanfaatkan oleh masyarakat di 7 wilayah. Yakni Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Purwakarta.

Sedangkankan untuk PSEL yang akan dibangun di PSEL Kayumanis Bogor, akan mengolah sampah dari masyarakat Kota Bogor dan Kota Depok.

“Atas arahan Pak Presiden, kita bisa menyelesaikan sebuah problem akut yang terjadi berpuluh-puluh tahun dengan menghabiskan anggaran yang sangat banyak,” ucap KDM (sapaan akrab Dedi Mulyadi).

KDM memandang, Sarimukti merupakan tempat ideal untuk mengelola sampah menjadi energi listrik ini. Bahkan semua pihak yang turut terlibat dalam rencana pembangunan PSEL ini pun bersepakat nantinya akan dikelola oleh Danantara.

“Kita sudah bersepakat nanti akan dikelola oleh Danantara dan kedepannya tugas kita itu di kabupaten kota,” ucap KDM.

Pembangunan PSEL , Atasi Timbunan Sampah Melalui Teknologi Waste to Energy

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menanggapi mengenai penandatanganan pembangunan PSEL di TPA Sarimukti dan Kayumanis tersebut. Hanif memandang, kesepakatan ini merupakan salah satu cara mendisiminasikan keputusan para pimpinan di pusat maupun di provinsi.

Baca Juga : Buangan ke TPA Sarimukti Dibatasi, DLH Cimahi Minta Warga Pilah Sampah dari Rumah

Hanif memberikan apresiasi kepada Pemprov Jawa Barat dan seluruh kabupaten/kota atas respon yang sangat cepat menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Hanif menegaskan, pengolahan sampah menjad energi listrik ini telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2025. Dalam Perpres tersebut, lanjut Hanif, menggariskan bahwa kota-kota atau aglomerasi kota-kota yang timbunan sampahnya melebihi satu ton per hari, diselesaikan melalui pendekatan teknologi waste to energy.

Hanif berharap, setelah penandatanganan ini, kepala daerah segera melengkapi berkas-berkas untuk kemudian memasuki tahap selanjutnya.

“Kesepakatan ini akan menjadi semangat semua bahwa penyelesaian sampah ini benar-benar mendapat perhatian serius dari Presiden,” ucapnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Jawa Barat Bakal Miliki PSEL, Ubah Sampah Menjadi Energi Listrik

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar