Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Bandung Raya
Daerah
Ekonomi
Gaya Hidup
Penulis: Iman 2026-04-10 08:15:00

Loud Budgeting, Cara Baru Anak Muda Mengatur Uang

Di tengah kuatnya budaya konsumtif dan tren pamer gaya hidup di media sosial, muncul fenomena loud budgeting yang kian populer di Gen Z

Loud Budgeting, Cara Baru Anak Muda Mengatur Uang

Loud budgeting kini menjadi cara baru anak muda dalam mengatur keuangan. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com - Di tengah kuatnya budaya konsumtif dan tren pamer gaya hidup di media sosial, muncul fenomena loud budgeting yang kian populer di kalangan Generasi Z dan Milenial. Tren yang viral di TikTok ini mendorong keberanian menyatakan prioritas keuangan secara terbuka.

Loud budgeting menekankan pilihan sadar untuk menunda kesenangan sesaat demi tujuan jangka panjang. Pendekatan ini sekaligus menjadi cara melawan tekanan sosial dan fear of missing out (FOMO) yang kerap memicu pengeluaran impulsif.

Baca Juga: Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring! di Tasikmalaya Permudah Investasi Emas Digital

Aji (28), karyawan asal Bandung, mengaku kini lebih percaya diri menolak ajakan nongkrong mahal. “Sekarang saya berani bilang sedang fokus menabung emas untuk DP rumah. Bulan ini tabungan saya bertambah lebih dari satu gram,” ujarnya.

Tren ini turut menormalisasi keterbatasan finansial sebagai bagian dari perencanaan hidup. Anak muda mulai mengalihkan anggaran dari konsumsi harian ke aset produktif seperti emas.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat, Dede Kurniawan, menilai loud budgeting mencerminkan perubahan perilaku keuangan yang lebih sehat. Menurutnya, kesadaran berinvestasi emas terus meningkat karena sifatnya yang likuid dan relatif tahan inflasi.

“Kami melihat loud budgeting bukan sekadar tren sesaat. Ini menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih jujur pada kapasitas finansialnya,” kata Dede.

Menurutnya, kesadaran menggeser gaya hidup konsumtif ke investasi riil terus meningkat di wilayah kerjanya. “Emas tetap menjadi pilihan utama karena likuid dan relatif tahan terhadap inflasi,” ujarnya.

Dede juga menegaskan bahwa investasi tidak harus dimulai dari nominal besar. “Kuncinya konsistensi. Loud budgeting mengajarkan keberanian memulai dari langkah kecil dan menjalaninya dengan bangga,” tambahnya.

Loud Budgeting dengan Menabung Emas

Sejalan dengan itu, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, menyebut loud budgeting sejalan dengan pola menabung emas. Ia menilai tren ini sebagai pergeseran nyata dari kebiasaan konsumtif menuju perilaku produktif.

“Data per Desember 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan nasabah muda. Secara nasional, nasabah milenial tumbuh 49 persen, sementara Gen Z melonjak hingga 116 persen,” ujar Dwi.

Ia menambahkan, melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal terjangkau, bahkan dari Rp10 ribu. Kehadiran platform digital ini mempermudah pengguna memantau aset secara real-time.

Dengan dukungan layanan digital, anak muda kini dapat mulai menabung emas dari nominal kecil dan memantau aset secara real-time. Konsistensi menjadi kunci agar loud budgeting tidak sekadar tren, melainkan kebiasaan finansial jangka panjang. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Loud Budgeting, Cara Baru Anak Muda Mengatur Uang

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar