Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Daerah
Bandung Raya
Penulis: Cep 2026-03-11 11:22:40

Pemprov Jawa Barat Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu (18/3/2026).

Pemprov Jawa Barat Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran

Pemprov Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik dan balik lebaran. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu (18/3/2026). Sebanyak 8,9 juta warga Jawa Barat, akan mudik pada waktu tersebut.

Baca Juga : Ingin Mudik Gratis, Segera Lakukan Ini Melalui Aplikasi Sapawarga

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar memperkirakan, kebanyakan pemudik memilih berangkat mudik setelah sahur pukul 4.00 hingga 10.00 WIB. Ia memprediksi, jumlah pemudik pada waktu tersebut mencapai 21,68 juta jiwa.

Dhani mengimbau agar pemudik lebih bijaksana memilih waktu berangkat mudik Lebaran agar tidak terjebak kemacetan lalu lintas. Jumlah pemudik akan berkurang pada pukul 00.00 WIB sampai 4.00 WIB dan pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Selain memperkirakan puncak arus mudik Lebaran, Dhani juga memprediksi puncak arus balik Lebaran. Ia memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada dua gelombang yakni 24 Maret 2026 dan 28 Maret 2026. Jumlah warga yang kembali ke tempat domisili pada H+2 Idulfitri diperkirakan sebanyak 4,12 juta jiwa dan H+6 sebanyak 3,9 juta jiwa.

"Waktu kepulangan pemudik kami perkirakan terjadi setelah subuh menjelang siang pukul 5.00 WIB sampai 10.00 WIB," kata Dhani.

Jalur Mudik Lebaran

Dalam kesempatan itu, Dhani juga menjelaskan mengenai jalur mudik dan balik Lebaran. Ia menuturkan, sebanyak 14,18 juta pemudik akan mudik melalui jalur Tol Trans Jawa (Japek-Cipali-Palikanci). Jalur lain yang akan ramai pemudik yakni Bandung-Cileunyi-Nagreg-Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar dengan total pemudik sebanyak 2,9 juta jiwa.

Sedangkan untuk jalur Tol Cikampek-Cipularang-Padaleunyi, ia juga memprediksi akan ramai dengan total pemudik sebanyak 1,96 juta jiwa.

Baca Juga : Wakil Gubernur Jawa Barat Targetkan Mudik Lancar Harga Pangan Stabil

"Sebagian besar pemudik akan mudik dengan menggunakan mobil dengan total 16,75 juta jiwa," ujar Dhani.

Dhani memperkirakan, sebanyak 25,6 juta warga Jawa Barat akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri 2026. Kabupaten Garut, kata ia, menjadi daerah tujuan terbanyak dengan jumlah pengunjung 2,94 juta jiwa.

Dhani mengatakan, dari 25,6 juta warga yang melakukan perjalanan, sebagian besar atau 24,86 juta jiwa (96,73 persen) melaksanakan mudik lebaran. Sisanya 0,5 juta jiwa (1,9 persen) berwisata, 0,29 juta jiwa (0,118 persen) silaturahmi tidak pulang kampung. Kemudian sebanyak 0,01 juta jiwa (0,023 persen) bekerja dan 0,05 juta jiwa (0,18 persen) kegiatan lainnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemprov Jawa Barat Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar