Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Ekonomi
Internasional
Penulis: Cep 2025-10-13 08:15:08

Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang, memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen.

Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Presiden AS, Donald Trump. Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Foto; net/

trustjabar.com – Lantaran Tiongkok memperketat aturan ekspor logam tanah jarang atau rare earth elements (REE), memaksa Amerika Serikat menerapkan tarif dagang 130 persen. Tarif baru tersebut mulai berlaku pada 1 November 2025 untuk seluruh barang produk Tiongkok yang masuk ke AS.

Mengutip pernyataan Presiden AS, Donald Trump di akun Truth Social miliknya menuturkan, Amerika akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Tiongkok. Ini terjadi seusai tambahan tarif awal sebesar 30 persen.  Trump menyampaikan pernyataan mengenai tarif dagang kepada Tiongkok ini pada Jumat (10/10/2025).

“Amerika Serikat akan menerapkan tambahan tarif 100 persen kepada Cina, melampaui dan di atas semua tarif yang selama ini mereka bayar,” tulis Donald Trump dikutip pada Senin (13/10/2025).

Baca Juga : Kedaulatan Fiskal Jadi Harga Mati Optimalisasi Pembangunan di Bandung Barat

Sebagai informasi, logam tanah jarang ini menjadi salah satu sorotan utama kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Material REE ini menjadi bagian penting banyak industri teknologi dan elektronik di Amerika. Dalam hal ini, Tiongkok menjadi pemasok dominan di pasar logam tanah jarang. Sedangkan posisi Amerika Serikat, menjadi pasar terbesar di komoditas tersebut.

Tentunya kebijakan tarif ini tidak lahir seketika. Sejak awal, Donald Trump berupaya menekan agar Tiongkok terus mengekspor logam tanah jarang ini ke Amerika. Hal itu terlihat dari sejumlah tekanan poin pembahasan seperti larangan penjualan teknologi Amerika Serikat ke Tiongkok. Kemudian, Amerika Serikat juga menerapkan biaya barang hasil pemindahan kapal-kapal milik orang Tiongkok. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Perang Tarif, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Donald Trump Meradang!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar