Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Ekonomi
Nasional
Penulis: Ghani 2025-09-20 10:05:08

Publik Indonesia Wajib Hati-hati Ajakan Boikot Produk Terafiliasi Israel, Sejumlah Kalangan Serukan Ini!

Sejumlah kalangan mengingatkan masyarakat terkait adanya ajakan boikot produk terafiliasi Israel yang terus menggaung di ruang publik.

Publik Indonesia Wajib Hati-hati Ajakan Boikot Produk Terafiliasi Israel, Sejumlah Kalangan Serukan Ini!

Sejumlah kalangan mengingatkan publik Indonesia wajib berhati-hati terhadap adanya ajakan boikot produk yang terafiliasi Israel. Foto: ilustrasi/net

trustjabar.com - Sejumlah kalangan mengingatkan masyarakat terkait adanya ajakan boikot produk terafiliasi Israel yang terus menggaung di ruang publik terutama di media sosial. Berbagai kalangan tidak mempermasalahkan solidaritas Palestina. Meski demikian, penting bagi publik meningkatkan literasi ekonomi. Hal tersebut agar tidak merugikan perekonomian nasional.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Dorong Penyelesaian Damai Terkait Kasus Doxing Terhadap Direktur DEEP

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi), Mirah Sumirat menegaskan, boikot tanpa dasar akurat bisa menekan daya beli dan memperburuk risiko PHK.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), melalui Eman Suryaman, menekankan pentingnya literasi ekonomi. Data Bursa Efek Indonesia mencatat, hingga 15 September 2025 terdapat 954 perusahaan publik di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebagian besar emiten merupakan perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha dan investor domestik.

"Perusahaan publik nasional tidak bisa serta-merta diboikot hanya karena sebagian kecil saham milik asing," ucap Eman, Jumat (19/9/2025)

Tokoh NU, Nadirsyah Hosen, juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap daftar boikot produk terafiliasi Israel yang beredar di media sosial. Hal itu karena akurasinya sering tidak terjamin.

Baca Juga : Aksi Bela Palestina Menggema di Kota Bandung

Konteks global mempertegas hal ini. PBB merilis daftar 48 perusahaan dunia yang terbukti mendukung pendudukan Israel. Namun, banyak merek populer di Indonesia justru tidak tercantum di dalamnya.

"Gerakan boikot (produk terafiliasi Israel) tetap penting sebagai senjata damai. Tetapi literasi, ketepatan data, dan sikap kritis harus menjadi fondasi. Tanpa itu, niat mulia bisa berubah menjadi kerugian ekonomi bagi bangsa sendiri," ujarnya.

Padahal, pemerintah saat ini sedang gencar menciptakan lapangan kerja baru termasuk launching Paket Kebijakan Ekonomi yang memberi insentif ketenagakerjaan. Harapannya agar mampu mengakselerasi pertumbuhan. Tahun ini, pemerintah fokus kepada delapan program untuk mendorong percepatan berbagai program prioritas.

"Gerakan boikot (produk terafiliasi Israel) yang salah sasaran, menjadi kontraproduktif terhadap upaya itu," ujarnya. (Ghani Rahmat/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Publik Indonesia Wajib Hati-hati Ajakan Boikot Produk Terafiliasi Israel, Sejumlah Kalangan Serukan Ini!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar