Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Daerah
Bandung Raya
Pojok Lingkungan
Penulis: Adi 2025-10-01 19:02:41

Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Warga Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengeluhkan banjir yang kini sering merendam wilayahnya.

Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Seorang pengendara menerobos derasnya arus banjir yang terjadi di Pasar Ahad, Cikole, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Warga mengaku baru kali ini banjir menerjang kawasan itu. Warga menuding penyebab banjir lantaran maraknya alih fungsi lahan di kawasan hulu. ist/

trustjabar.com - Warga Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengeluhkan banjir yang kini sering merendam wilayahnya. Padahal, sebelumnya wilayah mereka belum pernah terjadi banjir meski hujan deras turun. Tak hanya merendam rumah, banjir juga meluap ke jalan sehingga mempercepat kerusakan aspal.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem, BPBD Cimahi Minta Warga Waspada Bencana Banjir dan Longsor

Seperti pada Senin (29/9/2025) sore, hujan deras mengakibatkan permukiman di wilayah Cikole terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

"Rumah saya posisinya paling tinggi, kebanjiran juga,” keluh salah seorang warga Cikole RT 05/07, Tanti, Rabu (1/10/2025).

Banjir juga terjadi di sekitar Pasar Ahad, Lembang. Luapan air yang menyerupai aliran sungai menggenangi jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari arah Subang menuju Lembang terganggu. Aspal jalan pun ikut terkikis derasnya air, sehingga menambah kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut.

Seorang warga bernama Dani Rajiban (25), dilaporkan terluka parah akibat material batu yang terbawa derasnya arus air.

"Kalau pemerintah tidak tanggap mengatasi banjir seperti ini, kerusakannya bisa lebih parah lagi," ungkap warga Cikole lainnya, Sujud.

Pembangunan Sporadis Jadi Penyebab Banjir di Cikole

Sujud menduga, fenomena banjir ini erat kaitannya dengan semakin maraknya pembangunan kafe, restoran, dan tempat wisata. Selain itu, kata ia, saat ini banyak sekali lokasi camping ground di kawasan hutan resapan Cikole.

Baca Juga : Cuaca Hujan Ekstrem Intai Wilayah Barat Indonesia, BNPB Berikan Warning Antisipasi Bencana

Pembangunan yang massif, kata ia, mengurangi daya serap tanah. Sehingga, lanjut Sujud, ketika hujan deras turun, air langsung meluap ke pemukiman warga Cikole dan terjadi banjir. Alih fungsi lahan di kawasan tersebut menyebabkan air hujan tidak tertampung.

"Air dengan cepat masuk ke rumah sampai menggenangi seluruh ruangan. Saya terpaksa mengangkat barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan," tuturnya.

Ia menyayangkan, hingga kini Pemkab Bandung Barat belum menunjukkan langkah nyata untuk menanggulangi masalah banjir ini, khususnya di Cikole. Padahal kerugian material sangat besar mengingat banjir sudah berulang kali dialami masyarakat.

“Apakah harus menunggu korban jiwa dulu baru pemerintah bergerak? Ini persoalan serius yang bisa mengancam nyawa," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar