Pada Minggu (21/6/2026), Pemkab Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung menggelar CFD. Acara yang bekerjasama dengan Kemenpora itu terbalut dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar atau GEMAR.
Warga mengikuti senam bugar dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (21/6/2026). Foto: Dok. Diskominfo Pemkab Bandung
trustjabar.com – Terselenggaranya kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat beragam respon dari masyarakat. Sebagian besar masyarakat berpendapat jika kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial dan harus rutin terselenggara.
Baca Juga : Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku
Banyak warga berpendapat jika terselenggaranya CFD di jantung Kabupaten Bandung tersebut menjadi sebuah gerakan yang patut diapresiasi. Meski pelaksanaan CFD di Kabupaten Bandung ini terbilang telat ketimbang daerah lain, namun warga beranggapan jika CFD bukan sekadar meminimalisir polusi udara yang dihasilkan kendaraan bermotor belaka.
“Menurut saya bagus ya (ada CFD di Kabupaten Bandung) meskipun di daerah lain sudah lama ada. Harapannya CFD ini diadakan secara rutin, bukan sekadar seremonial,” ungkap seorang warga Soreang, Siti Fatimah (42), Senin (22/62026).
Menurut ibu dua anak itu, kegiatan CFD di Kabupaten Bandung ke depannya dapat menjadi sebuah ruang kegiatan publik. Sebab, lanjut ia, melalui CFD ini juga masyarakat dapat melakukan aktivitas lain selain berolahraga.
“Kalau kemarin kan kegiatan sampingannya ada sosialisasi program pemerintah, nah ke depannya ada kegiatan aktivitas publik. Misalnya ada panggung rakyat. Saya kira itu bagus,” ucapnya.
Hal serupa diungkapkan warga lainnya, Wati Herawati (32). Ia mengatakan, kegiatan CFD di pusat jantung Kabupaten Bandung menjadi sebuah ruang publik baru. Ia menuturkan, jika kegiatan itu juga banyak aspek manfaatnya.
“Ke depannya ada juga pentas publik juga. Jadi kan ada ruang baru. Toh di Kabupaten Bandung ini banyak pelaku seni,” ujarnya.
Tak sekadar digelar setiap satu hari dalam seminggu di pusat Kabupaten Bandung, warga juga mendorong pemerintah daerah agar menggelar CFD ini di lokasi lain. Misalnya di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung. Sehingga warga lainnya pun dapat turut merasakan dampak serupa.
Menurut Wati, setiap warga di Kabupaten Bandung berhak juga mendapatkan ruang serupa tak sekadar warga di sekitar Soreang. Dengan demikian, pesan pemerintah dalam hal mengurangi emisi gas karbon kendaraan bisa masif terlaksana.
Baca Juga : TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional
“Jangan di Soreang melulu ada kegiatan akbar seperti ini (CFD) lantaran jadi jantungnya Kabupaten Bandung. Mestinya di setiap kecamatan pun ada CFD juga,” katanya.
Sebelumnya, pada Minggu (21/6/2026), Pemkab Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung menggelar CFD. Acara yang bekerjasama dengan Kemenpora itu terbalut dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar atau GEMAR.
Kegiatan GEMAR ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, aktif dan bugar. Selain itu, kegiatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, sekitar 4.000 warga Kabupaten Bandung memadati area CFD di Jalan Al Fathu itu.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong masyarakat untuk membiasakan aktivitas fisik secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Kegiatan GEMAR diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” tutur Dicky Anugrah dalam keterangan resminya.
Ia mengungkapkan, pada acara GEMAR tersebut diisi dengan berbagai kegiatan menarik dan edukatif. Di antaranya senam bugar, zona aktivasi olahraga budaya, optimasi ruang terbuka olahraga publik, dan aktivitas berbagai jenis olahraga masyarakat lainnya.
“Selain itu kegiatan (CFD di Jalan Al Fathu Kabupaten Bandung) ini mendukung inklusivitas, dan kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” katanya. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.