Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam keras serangan Israel yang terus melanggaran gencatan senjata di Gaza.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan lantang mengecam keras atas serangan Israel di Gaza. Foto: ist/net
trustjabar.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam keras serangan Israel yang terus melanggaran gencatan senjata di Gaza. Lebih dari ratusan nyawa melayang sejak pengumuman gencatan senjata.
“Israel bisa menyerang(Gaza) kapan saja dalam bentuk apa pun karena mereka memiliki senjata nuklir,” kata Erdogan, dikutip pada Sabtu (1/11/2025).
Bahkan, Erdogan menilai serangan Israel mengarahkan kepada anak-anak dan menggunakan kelaparan menjadi senjata mematikan. Hal ini menjadi catatan krisis kemanusiaan terparah di era modern. Bahkan, Presiden Turki itu menggambarkan jika kondisi Gaza nyaris rata dengan tanah. Ia juga menyoroti terkait 270 jurnalis meninggal yang berusaha mengungkap kebenaran di lapangan dan membongkar kepalsuan Tel Aviv.
“Berhadapan dengan mesin propaganda Israel, ratusan nyawa jurnalis, melayang. Mereka yang ingin mengungkap kebenaran dan membongkar kepalsuan Tel Aviv,” tuturnya.
Erdogan juga mengkritik lembaga-lembaga global yang hanya diam atas serangan Israel tersebut. Seharusnya, kata Erdogan, lembaga global itu menjaga perdamaian dan stabilitas.
Di sisi lain, ia menilai, Hamas justru menunjukkan komitmennya mematuhi kesepakatan namun berkebalikan dengan tindakan dari Israel di Gaza. Erdogan menuding Israel mencari alasan melanggar perjanjian dan ingin kembali melanjutkan serangan penuh.
“Dunia sudah tahu rekam jejak Israel mengingkari perjanjian,” kata Erdogan. (ecp/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Erdogan Lantang Kecam Keras Atas Serangan Israel di Gaza, Perjanjian Gencatan Senjata Dilanggar
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.