Selasa, 02 Juni 2026
Breaking News
Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud?
Sorot
Nasional
Penulis: Cep 2026-02-05 13:24:50

BAM DPR RI Bantah Hapus Tayangan RDPU Korban Kasus PT BDS

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mengklarifikasi terkait hilangnya tayangan agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) kasus PT BDS.

BAM DPR RI Bantah Hapus Tayangan RDPU Korban Kasus PT BDS

Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan saat memberikan klarifikasi mengenai hilangnya tayangan RDPU kasus PT BDS. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mengklarifikasi terkait hilangnya tayangan agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) kasus PT BDS. Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan langsung memberikan klarifikasinya.

Baca Juga : Publik Pertanyakan Hilangnya Tayangan RDPU BAM DPR RI Mengungkap Kasus PT BDS

Menurut Ahmad Heryawan, RDPU yang menyoroti kasus di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Bandung itu, sengaja tertutup. Pertimbangannya, agar para pihak yang hadir termasuk korban dugaan penipuan dan mitra terkait, lebih leluasa mengungkapkan fakta sensitif tanpa tekanan.

“Bukan penghapusan konten. Rapat memang kami buat tertutup agar semua pihak lebih bebas menyampaikan fakta-fakta yang ada,” ungkap Ahmad Heryawan, Kamis (5/2/2026).

Sebelumnya, alih-alih publik mengawal proses agenda RDPU di BAM DPR RI, publik terbelalak. Pasalnya, tayangan di media sosial resmi lembaga itu pun menghilang. Hilangnya konten tayangan itu pun menimbulkan berbagai macam pertanyaan di benak publik. Bahkan fakta ini mendapat sorotan berbagai kalangan masyarakat, termasuk akademisi.

Tim BAM DPR RI Susun Hasil RDPU Kasus PT BDS

BAM DPR RI pada 4 Februari 2026 mengundang CV Indofarm Bintang Persada untuk menyampaikan aspirasi terkait korban dugaan penipuan oleh PT BDS. Agenda ini menjadi penting karena menyangkut keadilan bagi masyarakat yang dirugikan, sekaligus membuka jalan bagi rekomendasi kebijakan.

Baca Juga : Polres Metro Jakarta Timur Resmi Tetapkan Direktur PT BDS Jadi Tersangka

Saat redaksi menanyakan jadwal dan hasil rapat, Ahmad Heryawan pun menegaskan jika pihaknya akan melakukan pembahasan selanjutnya. Saat ini, kata Ahmad, sedang dalam penyusunan tim BAM DPR RI.

“Sedang kami susun di tim BAM,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, akademisi Prof. Nandang Sambas menekankan bahwa kasus PT BDS harus dibongkar secara struktural, bukan sekadar mencari individu bersalah. Ia menegaskan perlunya reformasi kelembagaan, audit independen, dan transparansi penuh. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk BAM DPR RI Bantah Hapus Tayangan RDPU Korban Kasus PT BDS

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar