Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Nasional
Penulis: Cep 2025-07-30 00:37:00

Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Dua desa di Kecamatan Ilebura, Flores Timur, NTT, terdampak banjir lahar dingin erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Mobil milik warga melintasi jalan yang tertutup material vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-laki yang terbawa banjir lahar dingin di Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto: ist/dok.BNPB

trustjabar.com – Dua desa di Kecamatan Ilebura, Flores Timur, NTT, terdampak banjir lahar dingin erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Banjir itu dipicu akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.

Banjir membawa material vulkanik seperti pasir, kerikil, dan batuan yang sebelumnya tertimbun akibat aktivitas erupsi. Dari keterangan resmi BNPB, dua desa terdampak banjir lahar dingin di Flores Timur itu yakni Desa Nurabelen dan Desa Dulipali.

Kepala Pusdatinkom Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, banjir lahar dingin di Desa Nurabelen mengalir di 4 jalur. Keempat jalur itu berada di luar pemukiman warga, di sekitar pemukiman, jalur TPI, dan jalur Waikula RT 9 Dusun B. Keempat jalur tersebut, kata Muhari, merupakan jalur normalisasi sungai.

“Hujan deras yang terjadi sejak Senin (28 Juli 2025) itu membawa material vulkanik,” ujar Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (29/7/2025).

Muhari melanjutkan, daerah terdampak banjir lahar dingin di Desa Dulipali mengalir ke pemukiman warga dan menutupi jalan negara Trans Flores. Jalan ini menghubungkan Flores Timur dengan wilayah Sikka. Desa Dulipali, lanjut ia, merupakan wilayah yang masuk ke dalam area Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki.

“Meskipun mengalir ke pemukiman warga, tidak ada korban jiwa di Desa Dulipali Flores Timur. Hal ini lantaran warga sudah mengungsi sejak erupsi terjadi pada Senin 7 Juli 2025,” katanya. Meski tidak ada korban jiwa, namun arus lalu lintas Trans Flores terhambat akibat adanya endapan lumpur yang terbawa banjir tersebut.

BPBD Kabupaten Flores Timur Turunkan Tim ke Lokasi Terdampak Banjir Lahar Dingin

Pasca kejadian, kata Muhari, BPBD Kabupaten Flores Timur segera menurunkan tim ke lokasi kejadian. Hal itu untuk melakukan peninjauan dampak banjir lahar dingin. Selain itu, tim juga melakukan pembersihan material lahar menggunakan alat berat.

“BPBD Flores Timur berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintahan desa serta relawan mempercepat proses pembersihan material banjir lahar dingin,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut ia, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki tetap berada pada level IV atau berstatus Awas. Erupsi terakhir tercatat pada Senin, 7 Juli 2025 dengan tinggi kolom mencapai 18 ribu meter di atas puncak. Erupsi itu dilaporkan merupakan tertinggi sejak 2023.

“Masyarakat dan wisatawan kami imbau tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dan sektoral barat daya-timur laut 7 kilometer dari puncak kawah,” ungkapnya. (Cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar